«
»
  • Aplikasi Perkara
  • Fokus Berita
  • Justice For All
  • Berita Badilag
  • Kumpulan Artikel
image Aplikasi pencarian data perkara, melalui variabel pencarian yang memudahkan. +
 

Pencarian Perkara

melalui aplikasi SIPP

image Mengetahui jadwal persidangan untuk perkara tertentu, jadwal sidang berikutnya, serta rincian data perkara lainnya. +
 

Jadwal Sidang

melalui aplikasi SIPP

image Membaca dan Mengunduh putusan/penetapan yang telah berkekuatan hukum tetap secara digital. +
 

Publikasi Putusan

via website Putusan MARI

 
image Kemudahan memperoleh bantuan hukum bagi masyarakat tidak mampu. +
 

Perkara Prodeo

berperkara tanpa biaya

image Sidang yang digelar di daerah yang letaknya jauh dari gedung pengadilan. +
 

Sidang Keliling

mengantarkan keadilan

image Sekarang masyarakat dengan mudah bisa memperoleh LAYANAN HUKUM dari negara. +
 

Layanan Hukum

via Posyankum/Posbakum

 

KETUA DAN WAKIL KETUA

Painan | PA Painan.go.id

Ketua Pengadilan Tinggi Agama (PTA) Padang, Dr. H. Idris Mahmudy, SH. MH. didampingi oleh Panitera PTA Padang, Drs. Saiful Anwar dan Plt. Kepala Bagian (Kabag) Umum&Keuangan PTA Padang, Mukhlis, SH. melakukan pembinaan kepada seluruh Hakim dan Pegawai Pengadilan Agama (PA) Painan di Aula PA Painan pada Kamis pagi (08/12/2016). 

Foto: Ketua PTA Padang sedang pembinaan

Acara dimulai dengan pemaparan tentang jumlah personil oleh Ketua PA Painan, yakni dengan jumlah Hakim 4 orang, 13 Pegawai dan 10 Tenaga Kontrak. Ketua PA Painan menambahkan bahwa ada 1 (satu) orang Pegawai PA Painan yang  dimutasikan ke PTA Padang dan mulai bertugas awal tahun depan.

Kemudian acara dilanjutkan dengan pembinaan yang diawali oleh Ketua PTA Padang.

“Hari ini adalah safari yang ke 17 dari seluruh wilayah PTA Padang dan merupakan safari wada’”. ungkap Bapak Ketua PTA Padang.

“Dalam kita bekerja ada 3 (tiga) yang perlu kita perhatikan”. imbuh Pak Ketua.

“Pertama adalah menata langkah, kita harus mengatur langkah dalam mencapai hal yang lebih baik. Jika kita memulai dengan langkah yang baik, maka insyaallah hasil akhirnya akan baik. Namun sebaliknya jika kita memulai dengan langkah yang salah, maka langkah berikutnya akan salah sampai akhir. Nabi Musa As mengajarkan, “Saya belajar adab dari orang yang beradab, bukan dari orang yang biadab”, kata Pak Ketua

“Kedua adalah menata kata, perkataan yang baik akan menyenangkan atasan maupun bawahan. Dan sebaliknya, perkataan yang buruk akan menciptakan peperangan antara atasan dan bawahan. Oleh karena itu, disaat menegur orang tegurlah dengan cara yang baik. Hal ini sesuai dengan yang diperintahkan Allah SWT. kepada Nabi Musa As. agar berkata sopan kepada Fir’aun. Sedangkan Fir’aun adalah musuh Allah SWT. Akan tetapi, memberi contoh lebih baik dari pada memberi perintah”, Pak Ketua melanjutkan

“Ketiga adalah menata hidup, semua orang masuk ke alam dunia menangis karena banyak tantangan dan cobaan yang akan dihadapi. Namun jika tidak ada dunia, maka tidak ada akhirat. Dunia adalah ladang amal kita untuk menuju akhirat. Apabila kita banyak menanam kebaikan di dunia, maka kita akan memperoleh hasil yang menyenangkan di akhirat. Marilah kita Mengukhrawikan dunia. Sebagai contoh, ketika akan memulai suatu pekerjaan mulailah dengan bismillah dan akan menyelesaikan pekerjaan akhiri dengan alhamdulillah”. Pak Ketua menuturkan

“Umur kita ada 3, yaitu umur biologis, umur kronologis dan umur yang barakah”. Pak Ketua menambahkan

“Umur biologis adalah umur yang tidak bisa kita tentukan dan harus kita terima karena umur tersebut adalah hak Allah, seperti kita diciptakan sebagai seorang laki-laki atau perempuan bukanlah permintaan kita, begitu juga dengan warna kulit.” Pak Ketua menjelaskan

“Umur kronologis adalah umur yang bisa kita tentukan karena menyangkut dengan pilihan hidup kita. Apakah kita menjadi hamba Allah yang shaleh atau menjadi hamba Allah yang kafir.” Pak Ketua menerangkan

“Umur yang barakah adalah umur yang produktif dan bermanfaat, baik bagi diri sendiri maupun orang lain. Emas diukur dengan karat sedangkan manusia diukur dengan manfaat. Orang yang pintar belum tentu cerdas. Pintar dinilai dari jenjang pendidikan yang dia jalani sedangkan cerdas dinilai dari ketaatannya mengikuti ajaran Allah dan rasul-Nya. Oleh karena itu, jadilah seorang yang pintar lagi cerdas”. Pak Ketua menegaskan

Ucapan terimakasih dan permohon maaf dari Pak Ketua PTA Padang mengakhiri pembicaraan.

Setelah itu, kesempatan Kepala Bagian Keuangan PTA Padang memberikan beberapa informasi bidang Umum dan Keuangan serta menyampaikan beberapa pesan moral untuk meningkatkan etos kerja dan pelayanan publik.

 “Mari kita kawal kinerja kita di 2016 dan persiapkan kinerja kita menghadapi 2017. Hampir semua pekerjaan di instansi Mahkamah Agung menggunakan aplikasi demi menuju blueprint. Ada 5 peranan kita dalam bekerja, yaitu out put (mendapatkan), outcome (menggunakan), benefit (manfaat yang diperoleh) dan impact (hasil yang didapatkan) serta ultima (memiliki nilai lebih).” Pak Mukhlis menutup

Sekarang, kesempatan Panitera PTA Padang untuk memberikan nasehat diri.

“Awali dari diri kita, jangan menunda pekerjaan, hindarilah narkoba dan jangan mencari kemaksiatan”. ungkap Pak Saiful Anwar.

Kemudian acara ditutup dengan pembacaan doa yang dipimpin oleh Agusti Yelpi, S.HI. dan penyerahan Plakat Kenang-kenangan dari Pengadilan Agama Painan kepada Bapak Ketua Pengadilan Tinggi Agama Padang sebagai tanda penghormatan dan rasa terima kasih atas kunjungan dan pembinaan yang telah dilaksanakan dan diakhiri dengan foto bersama.

Foto: Penyerahan plakat kenang-kenangan oleh Ketua PA Painan kepada Ketua PTA Padang

Foto: Ketua PTA Padang bersama Hakim dan Pegawai PA Painan

NIRWAN BUDIANTO | fordilag PA Painan